Cara Mempartisi Hardisk


Mungkinanda sering bertanya bagaimanakah Cara Mempartisi Hardisk berukuran besar. Hardisk adalah storage atau media penyimpanan data pada laptop atau komputer. hardisk memiliki peranan yang tidak kalah penting dalam laptop. ketika anda memiliki hardisk yang besar misalnya 500 GB tidak efisien klo Hardisk tersebut tidak dibagi bagi, oleh karena itu partisi pada hardisk di perlukan untuk membagi bagi hardisk menjadi beberapa bagian. partisi hardisk adalah bagian dari media penyimpanan yang secara logis terpisah dan berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara fisik.

Manfaat melakukan partisi pada Hardisk:

1. Membagi Hardisk Yang berukuran Besar
Apabila anda mempunyai hardisk yang terlalu besar, maka melakukan partisi pada hardisk bertujuan untuk memudahkan windows dalam melakukan peng index an  file di drive komputer. Intinya sama jika pada suatu gudang penyimpanan barang yang besar Barang akan mudah ditemukan jika terdapat sekat sekat pada ruangan tersebut. begitu juga dengan Hardisk jika dibagi-bagi, akan mempermudah  kita dalam mencari suatu file. Misal dibagi 4  partisi, partisi C: kita isi dengan windows dan aplikasi, partisi D kita isi data dokumen, partisi E kita isi dengan music, video dll, dan partisi F kita isi dengan master, maka Itu akan lebih mempermudahkan kita dalam mencari file

2. Aman dari Virus
Apabila terdapat partisi/drive yang terjangkit virus (misalnya drive C berisi windows), maka drive yang lainnya tetap aman dan tidak terjangkit virus,apa bila windows terjangkit virus data dalam drive kemungkinan bisa Aman kita tinggal melakukan format drive dan istall ulang windows.

3. Multiple OS
anda dapat menginstall lebih dari satu OS dalam hardisk tanpa terjadinya corupt file pada windows, contohnya: drive C berisi Windows 7, drive D berisi windows 8, drive E berisi dokumen. Sehingga dengan sebuah hardisk kita dapat mudah untuk mempelajari berbagai sistem operasi. tidak menutup kemungkinan kita juga bisa melakukan instal sistem operasi lain seperti contohnya linux, tetapi di perlukan pengetahuan lebih tentang partisi dan format hardisk,

Dibawah ini adalah melakukan resize partisi di windows 7:

1. klik kanan pada computer lalu klik manage 


2. klik Disk management
Setelah itu Pilih partisi yang akan di resize

3. sebagai contoh praktek ini saya mencoba membagi Drive C menjadi 2 partisi
Pada drive C Klik kanan kemudian pilih shrink Volume
4. Tunggulah beberapa waktu hingga proses query selesai

5. Selanjutnya maka Akan muncul kotak dialog seperti pada gambar dibawah.
Pada kotak isian " Enter the amount of space to shrink in MB" Isikan nilai sesuai dengan ruang hardisk, ini dapat kita isikan nilai sama atau lebih kecil dari hasil query.

6. Pada paraktek ini saya isikan nilai space sekitar 5000 MB ( 5 GB)
Setelah itu Klik tombol Shrink
7. Sekarang telah berhasil mengubah dan mengubah ukuran drive C (WIN 7) menjadi lebih kecil yaitu menjadi 34,35 GB, dan mempunyai sebuah ruang kosong yang dapat dibuat menjadi partisi baru.
Sampai pada langkah ini anda telah berhasil membuat ruang kosong (free space). Ruang kosong tersebut belum dapat dibaca oleh windows explorer.
8. Selanjutnya Klik kanan pada free spaces kemudian anda Pilih New Simple Volume
9. Kemudian Klik Next

10. Jangan di ubah biarkan saja nilai volumenya default
Langsung saja Klik Next
11. Selanjutnya Klik Next

12. Pada Volume label Anda dapat mengisinya/member nama, dapat juga dibaiarkan default (dapat diganti di windows exploler)
13. Ganti sesuai keinginan anda klik next

14. Setelah itu Klik Finish



Bagaimana mudah bukan melakukan partisi pada hardisk semoga ber manfaat

Perbedaan Variasi Versi WIndows 7

apakah anda bingung perbedaan dari OS windows 7 yang beredar saat ini, ada windows starter sampai dengan windows Ultimate, tentunya masing masing windows mempunyai kelebihan masing masing, dan anda harus menyesuaikan dengan laptop anda windows 7 apa yang cocok buat laptop anda.
Pada dasarnya, setiap edisi Windows 7 mempunyai fitur yang sama, namun fitur-fitur ini diaktifkan menyesuaikan dengan edisi-nya, jadi fitur tersebut baru aktif jika anda sudah melakukan upgrade ke edisi Windows 7 yang memang support fitur tersebut. Beberapa edisi dari Windows 7 adalah sebagai berikut:

Windows 7 Starter













Edisi ini adalah edisi Windows 7 yang mempunyai paling sedikit fitur diantara edisi lainnya. Windows 7 Starter hanya tersedia dalam versi 32-bit. Windows Aero theme tidak disertakan dalam edisi ini, selain itu anda tidak dapat mengubah  tampilan desktop wallpaper.
Windows 7 edisi Starter membuat netbook lebih mudah dan sederhana dengan fitur-fitur seperti Jump Lists, Pin, Snap dan Windows Search.

Windows 7 Home Basic



Windows 7 edisi Home Basic hanya tersedia di wilayah tertentu saja, yaitu 141 negara yang dianggap masuk dalam kategori ‘emerging markets’,  termasuk Indonesia. Fitur Windows Aero pada edisi ini sudah ada, namun terbatas pada beberapa fitur saja. User dapat mengganti desktop wallpaper pada edisi ini.

Windows 7 Home Premium



Selain sudah dilengkapi dengan fitur-fitur yang ada pada edisi sebelumnya, Windows 7 edisi Home Premium dilengkapi dengan Windows Media Center untuk memutar DVD, menonton dan merekam HDTV, dll serta sudah dilengkapi dengan Premium Games. Fitur Windows Aero pada edisi ini juga merupakan versi yang lengkap.

Windows 7 Professional



Edisi ini sangat cocok bagi Anda yang memakai notebook atau komputernya untuk bekerja. Dengan banyaknya fitur yang didukung edisi ini, akan membantu user untuk lebih produktif dan menjaga file-file penting milikmu. Windows 7 edisi Professional dilengkapi dengan Encrypting File System (EFS) yang membuat user dapat menyimpan informasi di harddisk dalam encrypted format.  Edisi Professional juga dilengkapi dengan automatic backups’ untuk menjaga file-file milikmu anda!
Jika kamu sebelumnya pemakai Windows XP, maka tidak perlu khawatir, Windows 7 edisi ini dilengkapi dengan Windows XP Mode sehingga kamu dapat menggunakan sebagian besar Windows XP program yang kamu miliki di komputer dengan Windows 7 edisi ini.

Senang main game? Kalau begitu edisi ini juga cocok untuk kamu pakai anda. Windows 7 Professional dilengkapi dengan DirectX 11 untuk tampilan grafik game yang halus dan mengagumkan.

Windows 7 Enterprise



Edisi ini lebih ditujukan bagi perusahaan yang memiliki kontrak Software Assurance dengan  Microsoft dan dijual lewat volume licensing (dijual kepada sebuah perusahaan / institusi berdasarkan kontrak dengan jumlah tertentu serta  dilengkapi seritifikat bukti kepemilikan).

Windows edisi ini kurang lebih memiliki fitur yang sama dengan Windows 7 edisi Ultimate, hanya berbeda pada masalah lisensi saja.



Windows 7 Ultimate



Edisi ini merupakan edisi Windows 7 yang paling kuat dan serbaguna diantara semua edisi Windows 7. Di dalamnya terdapat gabungan fitur entertainment yang dimiliki Windows home Premium dan kemampuan bisnis yang dimiliki Windows Professional, termasuk fitur Windows XP Mode. Untuk keamanan lebih, anda dapat meng-enkripsi data yang kamu miliki dengan fitur BitLocker Drive Encryption & BitLocker To Go. Bekerja dengan bahasa manapun jadi lebih fleksibel karena edisi ini dilengkapi dengan MUI language packs (35 bahasa).



Shortcut pada windows 7

pada WIndows seringkali di sediakan shortcut untuk mempermudah pengoperasian  dan mempercepat bernavigasi pada menu atau pun command, shortcut juga digunakan untuk mempercepat waktu untuk menggunakan suatu program atau perintah tertentu.

Untuk shortcut dasar seperti ‘Ctrl+C’ untuk meng-copy tulisan atau file, mungkin sudah banyak diketahui orang, namun masih banyak lagi shortcut-shortcut bermanfaat yang jarang digunakan! Beberapa diantaranya:

Shift+Delete: Menghapus file secara permanen
F2: Mengganti nama sebuah file
Alt+Enter : Melihat ‘properties’ dari suatu file
Alt+F4: Menutup program yang sedang berjalan (exit program)
Alt+Tab: Berpindah dari satu jendela ke jendela lain yang sedang dibuka
Ctrl+Alt+Tab: Hampir sama dengan ‘Alt+Tab’ namun dengan shortcut ini, anda bisa memilih dari sekian banyak program yang terbuka, program mana yang ingin kamu lihat menggunakan panah (kiri, kanan, atas, bawah) kemudian tekan enter untuk membuka program yang ingin kamu lihat
F5 (or Ctrl+R): Refresh jendela yang sedang digunakan
Windows Logo+M: Me-minimize semua jendela yang terbuka
SHIFT+Windows Logo+M: Membuka kembali jendela yang tertutup
Alt+Up Arrow: Membuka parent folder (folder dengan satu level di atas folder yang saat itu terbuka) di Windows Explorer
Windows Logo+TAB: Berpindah dari satu program ke program lain dengan model AeroFlip 3D
Sebenarnya masih banyak lagi shortcut di Windows 7 anda, tapi tentu sulit menghapal semua shortcut ini. Hapalkan saja shortcut untuk perintah yang sering kamu lakukan. Kalau anda punya shortcut favorit, boleh lho share shortcut yang sering kamu pakai di kolom komentar. Selamat mencoba shortcut-nya ya

 
Design by jhonzka